Skip to content

Kisah seekor kucing Persia bag. 1

August 26, 2012

Bismillah.
Kejadian ini bermula pada tanggal 8 Agustus 2012. Saat itu penulis membawa seekor kucing persia dari Kota Cilacap ke kampung halaman penulis tepatnya di Dusun Klepukerep, Desa Bulaksari , Kecamatan Bantarsari masih termasuk wilayah Kabupaten Cilacap. Berjarak kurang lebih 40 km. Terletak di sebelah barat laut Kota Cilacap.

Penulis membawa seekor kucing Persia yang sudah berumur kurang lebih 2 tahunan. Kucing tersebut sudah melahirkan 2 kali. Kelahiran pertama mempunyai 1 anak sedangkan kelahiran ke-2-nya mempunyai 3 anak. Tapi pada kelahiran kedua salah satu anaknya meninggal setelah beberapa hari melahirkan.

Kucing tersebut penulis bawa dengan menggunakan kandang yang dibungkus koran bekas. Sesampainya di Kampung Klepukerep kucing tersebut menjadi tontonan anak-anak kecil. Maklum mungkin sebelumnya belum ada ras kucing tersebut di Klepukerep. Kemudian kandang beserta kucingnya diletakan di ruang tengah dengan tutup kandang terbuka. Lalu penulis keluar rumah untuk sekedar melihat-lihat kebun di sekitar rumah. Saat penulis kembali ke ruang tengah untuk melihat Heebum (nama kucing tersebut) ternyata Heebum sudah tidak ada di dalam kandang. Penulis cari di dalam rumahpun tidak ada. Di kolong meja, di bawah ranjang, di bawah lemari, di dalam lemari, di dapur pun tidak ada. Ke mana Heebum perginya? Penulis tanyakan ke anak-anak pun tidak ada yang tahu ke mana Heebum pergi. Ayah penulis pun tidak tahu.

Penulis pun mencarinya di sekitar rumah, di gorong-gorong, di tumpukan kayu tidak ketemu juga. Bahkan dalam radius sampai 200 meter lebih pun tidak ketemu. Setelah penulis cari di mana-mana tidak ketemu akhirnya penulis pasrah kepad Allah subhanahu wata’ala. Penulis pun berdo’a agar Heebum bisa ditemukan.

Kemudian penulis kembali Kota Cilacap. Dan menceritakan kepada pemilik Heebum bahwa Heebum hilang. Dia pun menangis sedih dan mengajak agar esok hari ke Klepukerep lagi. Keesokan harinya tanggal 9 Agustus 2012 kami pun ke Klepukerep dengan ditemani oleh adik ipar dan sepupu ipar penulis. Kami kembali melakukan misi pencarian Heebum. Namun hasilnya nihil. Kamipun pulang dengan tangan kosong tanpa Heebum. Kemanakah Heebum? Bersambung karena hari sudah malam….. Mau tidur dulu….

From → Uncategorized

2 Comments
  1. rttiga permalink

    dipersingkat aja critanya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: